Good and Sustainable Aquaculture Practices (Scooping Mission Development Shrimp Breeding Program) di Oceanic Institute – Hawaii Pacific University

Good and Sustainable Aquaculture Practices (Scooping Mission Development Shrimp Breeding Program) di Oceanic Institute – Hawaii Pacific University

    Pada tanggal 12 – 18 Desember 2023 telah dilakukan kunjungan ke Oceanic Institute – Hawaii Pacific University, Amerika Serikat. Kunjungan ini merupakan bagian dari komponen pekerjaan Improvement of Infrastructure Shrimp Aquaculture Project (IISAP) yang terkait dengan peningkatan kualitas induk udang Indonesia melalui program alih teknologi dan peningkatan kemampuan breeding program untuk komoditas udang vaname di Indonesia. 

   Oceanic Institute of Hawai'i Pacific University (OI) adalah organisasi penelitian dan pengembangan nirlaba/nirprofit yang didedikasikan untuk akuakultur, bioteknologi, dan pengelolaan sumber daya pesisir.OI berdiri tahun 1962 dan merger dengan Hawaii Pacific University pada tahun 2014, dengan memberikan pelayanan berupa Research and Development, Transfer Teknologi dan Pelatihan/Pendidikan. Research and Development serta transfer teknologi yang dikembangkan oleh OI meliputi ikan bersirip (Fin Fish) dan Crustacea (Udang-udangan).

   Salah satu kegiatan dalam IISAP adalah peningkatan kapasitas produksi broodstock dan multiplication center, dimana di dalam kegiatan tersebut terdapat kegiatan pembangunan broodstoock dan multiplication center serta penyiapan breeding program udang. Dalam rangka pengembangan broodstock center tersebut, dilakukan kerjasama dengan pihak OI, melalui penyediaan jasa konsultan dan pendampingan tenaga ahli yang telah memiliki keahlian dalam penyediaan induk-induk udang yang memiliki keunggulan antara lain SPF (specific pathogen free) dan laju pertumbuhan cepat.

   Secara teknis, penyediaan induk udang unggul yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut: 1)    Mempertahankan status SPF untuk semua pathogen utama pada udang termasuk juga yang terdapat dalam OIE; 2)  Membentuk strain/varian yang memiliki karakteristik cepat tumbuh dan tingkat kelangsungan hidup tinggi dan adaptif sesuai kondisi di Indonesia; 3)    Memiliki standar sesuai kebutuhan industri udang atau performans reproduksi yang lebih tinggi; 4)    Menyusun program pemuliaan dalam jangka panjang; 5)    Alih teknologi penerapan teknologi breeding dan seleksi; dan 6)    Menyediakan SOP breeding program udang nasional.

 

Share: